Sekar Anindya

just another blog

Antena

on December 3, 2011

Isotropic Antenna

Antena isotropik adalah antena non-directional yang memancarkan radiasi ke segalah arah. Bayangkan sebuah buletan kecil yang diberikan power sebesar antena dan dia akan memancarkan radiasi ke segala arah dengan kuat pancaran yang sama. Karena antena yang diproduksi secara praktikal pasti mempunyai direction (arah tertentu) jadi antena isotropik hanya ada dalam konsep matematika. Antena isotropik dapat digunakan sebagai referensi untuk memspesifikasikan penguatan dari antena yang diproduksi di pasaran. Besarnya penguatan antena yang terarah itu dibandingkan dengan besarnya pancaran oleh antena isotropik dinamakan dengan dBi.

Antena Dipole

Antena dipole sebenarnya merupakan sebuah antena yang dibuat dari kawat tembaga dan dipotong sesuai ukuran agar beresonansi pada frekuensi kerja yang diinginkan. Antena Dipole mempunyai gain 0 dB. Antena Dipole sebenarnya balance, sehingga sebaiknya diumpan melalui sebuah BALUN (singkatan dari BALance – UNbalance) setelah sebelumnya signal radio melalui kabel coaxial dari Transceiver. Dengan memakai BALUN, maka beberapa kelebihannya adalah :

  1. Performance antena Dipole dapat ditingkatkan
  2. Mengurangi TVI ( Interferensi ke Televisi )
  3. Mengurangi unbalance current
  4. Mengurangi radiasi yang tidak diinginkan.

Antena Yagi

Antena yagi adalah jenis antena radio atau televisi yang diciptakan oleh Hidetsugu Yagi. Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang.

Antenna Yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu:

  • Driven adalah titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima.
  • Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven.
  • Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan menambah gain antena, namun akan membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit.

Antena Yagi atau juga disebut antena pengarah dikatakan mempunyai gain, yang dinyatakan dalam dB. Gain adalah perbandingan logarithmik antara power antena dibandingkan dengan dipole ½ Lambda. Apabila sebagai pembanding digunakan antena isotropic, maka gain dinyatakan dalam dBi. Misalnya antena dipole ½ Lambda mempunyai gain sebesar +2.1 dBi terhadap isotropic. Akan tetapi pada umumnya gain suatu antena yang digunakan pembanding adalah dipole ½ Lambda.

SUMBER :


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: